Latest Article

Renungan

Persembahan Hana dan Elkana (1 Samuel 1:9-28)

Semakin sulit kita mendapatkan sesuatu, semakin sulit kita melepaskan pergi. Namun prinsip ini tidak berlaku bagi Hana dan Elkana. Sebelumnya hati Hana sedih karena ia tidak mendapatkan anak dari perkawinannya dengan Elkana, apalagi dia sering dilukai dan dihina oleh madunya yaitu Penina. Hana disebut mandul. Namun akhirnya Tuhan berkenan mendengarkan doa Hana, sehingga ia dapat mengandung dan melahirkan seorang anak ... Read More »

Iri-hati Memadamkan Cinta (Kejadian 37:1-4, 12-28)

Yakub menyayang Yusuf lebih daripada anak-anaknya yang lain. Sikap Yakub tersebut seperti menggemakan pengalaman pribadinya, yaitu dia disayang oleh Ribka ibunya, sedangkan Esau kakaknya disayang oleh Ishak. Yakub dibesarkan dalam keluarga yang menganakemaskan salah satu anggota keluarga, sehingga dia juga menyayang Yusuf, anaknya yang bungsu secara menyolok. Di hadapan anak-anaknya, Yakub memberi Yusuf sebuah jubah yang maha indah. Tindakan Yakub ... Read More »

Mengapa Melayani? (Yosua 24:1-3, 14-25; Mazmur 78:1-7)

Setiap umat dipanggil melayani Tuhan. Beberapa motif umat melayani Tuhan misalnya menyalurkan minat dan bakat, ingin menjadi berkat, mengisi waktu senggang, dan sebagainya. Namun dalam perikop Yosua 24, umat diajak untuk menghayati tugas melayani bukan sekedar kewajiban, menyalurkan bakat dan minat. Yosua 24 mengajak umat untuk terlebih dahulu menemukan sumber spiritualitas iman yang terdalam, yaitu menghayati seluruh karya keselamatan Allah ... Read More »

Dilema Komunikasi Orang-tua dengan Generasi Remaja (Amsal 22:6)

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu” (Ams. 22:6). Anak-anak muda atau remaja kita adalah generasi yang dianugerahkan Tuhan di tengah keluarga kita. Kehadiran mereka membawa sukacita, semangat dan pengharapan. Namun tidaklah mudah menjalin komunikasi dengan anak-anak muda atau remaja kita. Perubahan zaman juga membawa perubahan pola ... Read More »

The Great Commission or The Great Ommision (Amanat Agung atau Kelalaian terbesar) Matius 28:11-20

Selaku gereja, kita hidup dalam dunia. Bagaimanakah kita menyikapi dunia? Bagaimanakah relasi antara kita sebagai gereja dengan dunia? Apakah dunia yang membutuhkan gereja, ataukah gereja yang membutuhkan dunia? Sesungguhnya gereja yang membutuhkan dunia, karena itu setiap gereja terus-menerus menempatkan panggilannya dalam memahami kebutuhan dan permasalahan dunia. Dengan spiritualitas yang demikian gereja terpanggil melaksanakan perintah Tuhan Yesus yaitu: “Karena itu pergilah, ... Read More »

Ambil Bagian dalam Karya Keselamatan Kristus (Ayb. 1:1, 2:1-10; Mzm. 26; Ibr. 1:1-4, 2:5-12; Mark. 10:2-16)

Setiap Minggu pertama bulan Oktober, gereja-gereja di Indonesia merayakan Perjamuan Tuhan se-Dunia dan hari Pekabaran Injil di Indonesia. Melalui Perjamuan Tuhan se-Dunia kita merayakan panggilan sebagai gereja yang Am (universal), dan hari Pekabaran Injil di Indonesia untuk mengingatkan kita melaksanakan pemberitaan Injil dalam berbagai aspek kehidupan. Gereja yang Am adalah gereja yang melaksanakan pemberitaan Injil di wilayah lokalnya masing-masing. Di samping ... Read More »

Injil Kerajaan Allah (Kisah Para Rasul 14:21-28)

Setiap orang mengharapkan mendapat kabar baik. Berita tentang kelahiran seorang anak, kesembuhan dari penyakit, lulus studi, pernikahan, selamat dari maut, dan sebagainya merupakan kabar baik yang mendatangkan sukacita. Injil adalah kabar baik. Secara harafiah, kata “Injil” berasal dari kata euaggelion (eu = baik, aggelion= kabar). Dalam hal ini Injil sebagai kabar baik dari Allah, sebab Allah sendiri yang mendatangkan keselamatan ... Read More »

Diperbarui oleh Firman yang Berkuasa (Ul. 18:15-20; Mzm. 111; 1Kor. 8:1-13; Mark. 1:21-28)

Takjub adalah ungkapan perasaan terhadap sesuatu yang memesona (mengherankan) dan mengesankan. Demikianlah sikap umat Israel di Sinagoge Kapernaum terhadap pengajaran Yesus, “mereka takjub mendengar pengajaran-Nya” (Mark. 1:22). Sebab pengajaran Yesus penuh kuasa dan tidak seperti ahli-ahli Taurat. Namun sikap terpesona dan terkesan tidak otomatis membawa suatu perubahan hidup. Mereka hanya mampu melihat perbandingan antara pengajaran Yesus yang penuh kuasa dengan ... Read More »

Dia Sungguh Bangkit (Yes. 65:17-25; Mzm. 118:1-2, 13-23; 1 Kor. 15:19-26; Luk. 24:1-12)

Renungan Paskah Sebagai orang percaya makna kebangkitan Kristus seharusnya dipahami sebagai karya Allah yang membangkitkan Kristus dari kuasa maut. Melalui kebangkitan Kristus, Allah telah menyatakan kemuliaan dan kuasa-Nya kepada umat manusia. Melalui peristiwa kebangkitan Kristus, Allah menyatakan karya kreatif-Nya dalam sejarah kehidupan umat manusia. Yesaya 65:17 mempersaksikan, “Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru, dan bumi yang baru; hal-hal yang ... Read More »

Akulah Air Hidup (Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-26, 39-42)

Minggu Prapaskah III Konteks Yohanes 4 dan Keluaran 17 memiliki persamaan. Di Yohanes 4 mengisahkan perempuan Samaria yang haus, sehingga ia meminta air dari Yesus supaya tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sumur itu untuk menimba air (Yoh. 4:15). Di Keluaran 17 umat Israel kehausan saat berkemah di Rafidim, sehingga mereka bersungut-sungut kepada Musa (Kel. 17:3). Rasa haus ... Read More »