Latest Article

Renungan

Percaya dan Hidup Baru (Kejadian 12:1-4a; Mazmur 121; Roma 4:1-5, 13-17; Yohanes 3:1-17)

Minggu Prapaskah 2 Arti “percaya” (iman) berasal dari kata aman (dari bahasa Ibrani), dan kata aman tersebut berasal dari kata emunah yang artinya: teguh dalam bersikap. Jadi sikap iman kepada Allah adalah sikap berpegang teguh kepada-Nya yang dinyatakan dalam tindakan. Sikap iman tersebut yang terlihat dalam tindakan Abram yang berpegang teguh kepada firman Allah sehingga ia berani meninggalkan zona amannya. ... Read More »

Siapa Mencintai Nyawanya akan Kehilangan Nyawanya (Yer. 31:31-34; Mzm. 51:3-14; Ibr. 5:5-10; Yoh. 12:20-33)

Minggu Prapaskah V Ucapan Tuhan Yesus ini sering kita dengar, yaitu: “Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal” (Yoh. 12:25). Terlalu sering kita dengar kata-kata tersebut sampai kita tidak lagi memahami maknanya. Ucapan Yesus ini mengandung makna yang begitu dalam, dan disampaikan dalam bentuk yang ... Read More »

Pemberian Cinta (Yesaya 43:16-21; Mazmur 126; Filipi 3:4-14; Yohanes 12:1-8)

Renungan Minggu Prapaskah V Berita di Yahoo News tanggal 6 Maret 2013 mengisahkan seorang ayah membeku hingga meninggal karena melindungi putrinya yang berusia sembilan tahun dari badai salju yang melanda Jepang utara. Ayah tersebut bernama Mikio Okada mati membeku karena pakaiannya ia kenakan kepada putrinya bernama Natsune, dan tubuhnya dijadikan pelindung agar Natsune tetap hangat dan mampu bertahan hidup. Pengorbanan ... Read More »

Merayakan Hidup dalam Anugerah Keselamatan-Nya (Bil. 21:4-9; Mzm. 107:1-3, 17-22; Ef. 2:1-10; Yoh. 3:14-21)

Minggu Prapaskah IV Apakah Saudara pernah mengamati gambar ular yang melingkari sebuah mangkuk saat pergi ke Apotek? Mangkuk dengan ular melingkar disebut mangkuk Hygeia dengan ular Epidaurus. Hygeia adalah Putri Aesculapius dan Dewi kesehatan. Bagi orang Yunani, ular dipandang sebagai simbol pengobatan. Sangat menarik di Bilangan 21:4-9 mempersaksikan Allah menyuruh Musa untuk membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang. ... Read More »

Menguduskan Diri dengan Menaati Firman Tuhan Kel. 20:1-17; Mzm. 19; 1Kor. 1:18-25; Yoh. 2:13-22

Minggu Prapaskah III Setiap orang menghargai sesuatu yang murni misal: emas murni, madu murni, anggur murni, dan sebagainya. Semakin kehidupan kita murni, semakin kita mampu menghayati dan mempraktikkan kekudusan. Sebab pengudusan hidup berkaitan dengan kemurnian spiritualitas. Semakin kita hidup kudus di hadapan Allah, semakin kita memiliki hati yang murni. Di Matius 5:8, Tuhan Yesus berkata: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, ... Read More »

Memikirkan Apa yang Dipikirkan Allah Kej. 17:1-7, 15-16; Mzm. 22:23-32; Rm. 4:13-25; Mark. 8:31-38

Minggu Prapaskah II Mungkinkah kita mampu memikirkan apa yang dipikirkan Allah? Di Roma 11:34, Rasul Paulus mengajukan pertanyaan yang sama, yaitu: “Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?” Kita adalah mahluk, dan Allah adalah Pencipta. Di antara Allah dan ciptaan-Nya terbentang jurang yang tidak dapat dijembatani. Kita hanya dapat mengenal kehendak dan pikiran Allah karena ... Read More »

Dibaptis dan Dicobai agar Siap Memberitakan Injil Kej. 9:8-17; Mzm. 25:1-10; 1Petr. 3:18-22; Mark. 1:9-15

Minggu Prapaskah 1 Pesan inti dari Minggu Prapaskah pertama adalah merefleksikan peristiwa pencobaan Yesus di padang gurun. Pesan Minggu Prapaskah 1 berkaitan dengan pesan Rabu Abu agar umat hidup dalam pembaruan hidup melalui kemurahan hati (bersedekah), berdoa, dan berpuasa. Ketiga aspek pembaruan hidup tersebut dilakukan dalam spiritualitas yang tersembunyi, yaitu spiritualitas yang didasari oleh motif batiniah yang tidak mencari perhatian ... Read More »

Berani Berkata, “Tidak.” Kejadian 2:15-17, 3:1-7; Mazmur 32; Roma 5:12-19; Matius 4:1-11

Minggu Prapaskah I Kisah pencobaan Yesus di atas gunung terjadi setelah Ia dilantik Allah sebagai Mesias, Anak Allah melalui baptisan Yohanes di Sungai Yordan. Yesus harus mampu membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah melalui pencobaan yang dilakukan oleh Iblis di padang gurun. Iblis mencobai Yesus dengan tiga hal, yaitu: 1). Penggunaan kuasa mukjizat untuk mengenyangkan perut yang lapar, 2). Kuasa ... Read More »

Kala Kekuasaan Tak Memberi Ruang Bagi Kehadiran Yang lain Yesaya 63:7-9; Mazmur 148; Ibrani 2:10-18; Matius 2:13-23

Minggu I Sesudah Natal Setiap manusia dan mahluk hidup membutuhkan ruang. Makna “ruang” bukan sekedar suatu habitat, namun juga tempat bereksistensi dan aktualisasi. Karya keselamatan Allah juga membutuhkan “ruang.” Inkarnasi Firman Allah menjadi daging bukan berada di luar “ruang kehidupan” manusia, namun Ia terintegrasi dalam suatu ruang, yaitu tubuh manusia dan konteks hidup umat Israel waktu itu. Matius 2:13 mempersaksikan ... Read More »

Rahmat Allah di Tengah-tengah Keragu-raguan Yes. 35:1-10; Mzm. 146:5-10; Yak. 5:7-10; Mat. 11:2-11

Minggu Adven III Yohanes Pembaptis adalah Nabi zaman akhir. Karena itu di Minggu Adven II dan III, ulasan bacaan menyoroti tokoh Yohanes Pembaptis yang mempersiapkan kedatangan Kristus. Dari sudut pandangan Yesus, Yohanes Pembaptis disebut: “lebih dari pada nabi” (Mat. 11:9). Di Matius 11:11, Tuhan Yesus berkata: “Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih ... Read More »