Latest Article

Author Archives: Yohanes Bambang Mulyono

Belarasa dengan Mengucap Syukur (Matius 14:13-21)

Pengantar Narasi ini mengisahkan  Yesus menyatakan belarasa-Nya dan umat mengucap syukur dengan mempersembahkan lima roti dan dua ikan. Di dalam Kristus, Allah berbelarasa dan umat memberi respons berupa ucapan syukur. Belarasa adalah tindakan empatik kasih yang bersedia memberikan diri dengan segenap hatinya. Ucapan syukur adalah respons umat yang membalas kasih Allah dengan sukacita. Yesus berbelarasa di tengah-tengah situasi kedukaan yang ... Read More »

Mukjizat itu Nyata (Yohanes 2:1-11)

Pengantar Kondisi yang menakutkan banyak orang adalah saat ia mengalami kekurangan. Makna “kekurangan” menurut KBBI menunjuk pada situasi tidak tersedianya sesuatu di saat yang diperlukan. Keluarga mempelai di Kana yang kekurangan anggur saat pesta pernikahan akan panik dan bingung. Air anggur dalam tradisi umat Israel merupakan lambang sukacita, kehangatan dan penghormatan kepada para tamu yang hadir dalam pesta pernikahan. Karena ... Read More »

Kumpulan Renungan III

Hukum Kencana (Mat. 7:12-14) “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Mat. 7:12). Hukum kencana biasa disebut dengan “hukum emas” (golden rule). Senada dengan itu Khong Hu Cu merumuskan hukum kencana dengan kalimat negatif, yaitu: “Apa yang engkau tidak kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, ... Read More »

Sikap Etis terhadap Euthanasia

Euthanasia untuk Menyikapi Ketergantungan Pasien pada Mesin Medis (Dalam Perspektif Etika Situasi Joseph Fletcher) Pengantar Hazel Biggs, dalam bukunya yang berjudul Euthanasia: Dead with Dignity and the Law merumuskan pengertian euthanasia dengan: “understanding of the term imply the bringing about of a painless and gentle death, particularly in respect of those suffering from painful and incurable disease” (Biggs 2001, 12). ... Read More »

Menjadi Manusia-Maranatha (Mewujudkan Pendidikan Tinggi dengan Dimensi Homo-Deus di Universitas Kristen Maranatha)

Siapakah Aku? Pertanyaan fundamental dalam merefleksikan realitas keberadaan kita yang perlu diajukan adalah Siapakah aku? Sifat pertanyaan tersebut bukan sekadar pengajuan pertanyaan untuk menemukan data-data historis dan informasi tentang kedirian kita, tetapi mengandung refleksi mendalam tentang makna dan tujuan hidup kita. Apa makna dan tujuan hidupku dalam realitas yang sedang aku jalani ini? Bagaimanakah hidupku terjalin dalam relasi dengan orang ... Read More »

Bertaruh di Tengah Situasi Kritis (Ester 5:1-8)

(Relevansi Narasi Kitab Ester di tengah era Milenial) “supaya hari-hari Purim itu dirayakan pada waktu yang ditentukan, seperti yang diwajibkan kepada mereka oleh Mordekhai, orang Yahudi itu, dan oleh Ester, sang ratu, dan seperti yang diwajibkan mereka kepada dirinya sendiri serta keturunan mereka, mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap” (Est. 9:31). Bertaruh umumnya dilakukan dengan melempar undian. Hasilnya tidak selalu dapat ... Read More »

Unlimited Spirit (Karya Roh dalam Sejarah Universitas Kristen Maranatha)

Deskripsi dari Data Sejarah Keberadaan Universitas Kristen Maranatha hadir di tengah-tengah problem yang dihadapi 130 mahasiswa Fakultas Kedokteran UKI Immanuel. Sebab di Universitas Kristen Indonesia Immanuel mengalami masalah intern yang tidak menemukan jalan keluar. 130 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran UKI Immanuel tersebut melepaskan diri pada tanggal 4 Juli 1964 di Lycuem Jl. Ir. H. Juanda Bandung. Sebelumnya para mahasiwa Fakultas ... Read More »

Refleksi Teologis: “Peringatan ke-500 tahun Reformasi Gereja”

Reformasi Spiritualitas Iman Kristen di Era Milenial Reformasi gereja diawali oleh Martin Luther pada tanggal 31 Oktober 1517 dengan menempelkan 95 dalil di depan pintu gereja Wittenberg. Makna protes yang dikemukakan oleh Martin Luther adalah upaya pembaruan dalam kehidupan internal gereja. Reformasi gereja pada mulanya bukan dimaksudkan untuk memisahkan dan mendirikan gereja atau denominasi gereja yang baru. Bila pada akhirnya ... Read More »

Mengenang Perayaan Reformasi Gereja ke-500 (Liberated by God’s Grace)

Dibebaskan oleh Anugerah Allah Tema: Liberated by God’s Grace merupakan tema yang dipakai oleh The Lutheran World Federation (LWF) untuk menyambut ulang-tahun Reformasi Martin Luther yang ke-500 (31 Oktober 1517 – 31 Oktober 2017). Dasar dari tema Liberated by God’s Grace adalah di dalam karya penebusan Kristus, Allah membebaskan dan menyelamatkan umat manusia dengan anugerah-Nya. Anugerah Allah yang dicurahkan ke ... Read More »

Peran Gereja di tengah Masyarakat

Pengantar Makna hakikat “gereja” bukan untuk menunjuk kepada gedung atau bangunan fisiknya. Kata “gereja” menunjuk kepada umat yang telah ditebus oleh Allah dalam karya penebusan Kristus di atas kayu salib dan yang bangkit dari kematian. Gereja adalah persekutuan umat percaya kepada Kristus dan yang berada dalam konteks masyarkat, negara dan bangsa. Gereja-gereja di Indonesia adalah persekutuan-persekutuan umat percaya dalam iman ... Read More »