HOME arrow PENGAJARAN arrow Dogma arrow MAKNA PENTAKOSTA
MAKNA PENTAKOSTA PDF Print E-mail
Written by Yohanes B. M.   
Wednesday, 12 December 2007

Pengantar
Pengertian nama “Pentakosta” sebenarnya berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari perkataan “Pentekoste” yang artinya hari yang kelima puluh. Karena itu pelaksanaan hari raya Pentakosta adalah dihitung 50 hari sejak hari raya Paskah. Umat Israel di Perjanjian Lama dan umat Kristen di Perjanjian Baru bersama-sama merayakan dengan sikap yang sangat khidmat kedua hari besar itu, yaitu hari raya Paskah dan Pentakosta. Pada satu segi umat Israel dan umat Kristen memiliki kesamaan teologis bahwa hari raya Paskah dan Pentakosta pada prinsipnya merupakan peringatan akan karya Allah di dalam sejarah umatNya. Namun tidak dapat disangkal dalam perjalanan sejarahnya muncul perbedaan teologis antara umat Israel dan umat Kristen. Untuk itulah perbedaan teologis khususnya mengenai hari raya Pentakosta akan dibahas dalam uraian di bawah ini.

Penjelasan

Pentakosta dalam Perjanjian Lama dirayakan sebagai hari raya umat Israel yang disebut sebagai hari raya Shavuot. Perayaan hari raya Pentakosta tersebut dilaksanakan pada hari keenam di bulan Sivan yaitu sekitar akhir bulan Mei dan awal bulan Juni. Semula umat Israel merayakan hari raya Pentakosta untuk memperingati peristiwa turunnya Taurat yang diwahyukan oleh Allah kepada Musa di gunung Sinai. Kemudian Pentakosta dirayakan oleh umat Israel sebagai pengucapan syukur atas hasil panen gandum; yang mana pengucapan syukur tersebut dirayakan selama 7 minggu. Dengan demikian hari raya Shavuot atau Pentakosta merupakan kesempatan umat Israel untuk mempersembahkan persembahan sulungnya berupa gandum, roti dan buah-buahan di Bait Allah.
Itu sebabnya hari raya Shavuot (Pentakosta) dalam Alkitab Perjanjian Lama disebut dengan 3 sebutan, yaitu:
a. Hari raya tujuh minggu (Ul. 16:9-10).
b. Hari raya menuai (Kel. 23:16)
c. Hari hulu hasil (Bil. 28:26).
Dengan demikian, secara prinsipiil pengertian/makna Pentakosta di Perjanjian Lama dihayati oleh umat Israel sebagai:
- Untuk memperingati Taurat sebagai firman Tuhan di atas gunung Sinai
- Pengucapan syukur umat Israel atas pemeliharaan Allah di dalam hidup mereka berupa hasil panen
Jadi dalam Perjanjian Lama, umat Israel menghayati hari raya Pentakosta sebagai “pencurahan” berkat-berkat Allah di dalam kehidupan mereka, yang mana berkat-berkat Allah tersebut dinyatakan secara spiritual dalam bentuk firman Allah yaitu Taurat, dan berkat Allah secara jasmaniah berupa makanan yang ditumbuhkan oleh Allah melalui hasil panen.
Bagi umat Kristen di Perjanjian Baru, hari raya Pentakosta dirayakan setelah 50 hari atau 7 minggu sesudah hari raya Paskah yang bertepatan dengan hari kebangkitan Kristus. Selaku umat percaya, gereja mengenang karya Allah yang telah membangkitkan Kristus pada hari Paskah, dan kini mereka menunggu janji Kristus setelah Dia naik ke surga bahwa Dia akan mengutus Roh Kudus. Itu sebabnya di Kis. 2:1-4 disaksikan: “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya”.

Dalam pemahaman iman umat Kristen, pencurahan Roh Kudus yang terjadi pada hari raya Pentakosta dihayati sebagai buah sulung dari karya penebusan Kristus di atas kayu salib. Bagi gereja dan umat Kristen peristiwa salib bukanlah sekedar suatu tragedi dan tindakan sewenang-wenang penolakan manusia terhadap karya Allah. Tetapi juga melalui seluruh ketidakadilan, kesewenang-wenangan dan penolakan manusia tersebut oleh Allah telah diubah dan dipakai menjadi suatu kemenangan bagi Kristus untuk menebus seluruh dosa umat manusia. Sehingga bagi umat yang mau percaya kepada Kristus, mereka dikaruniakan keselamatan dan hidup kekal. Dalam rangka itulah Allah di dalam Kristus menganugerahkan dan mencurahkan Roh Kudus agar umat percaya makin diteguhkan, dikuatkan dan dibimbing oleh Roh Kudus di tengah-tengah dunia ini. Pada saat itulah persekutuan umat percaya mulai terbentuk. Jadi gereja Tuhan mulai hadir di atas muka bumi sejak pencurahan Roh Kudus yang terjadi pada hari Pentakosta.

Dari uraian di atas, kita dapat melihat bahwa pemahaman iman orang Kristen terhadap hari raya Pentakosta merupakan kelanjutan (kontinuitas) dari karya Allah yang telah dinyatakan kepada umat Israel. Hanya perbedaannya, kini umat tidak hanya mengucap syukur kepada Allah atas hasil panennya. Tetapi mereka diajak untuk mengucap syukur atas karunia-karunia Roh agar kehidupan iman kepada Kristus makin diteguhkan dalam kuasa dan hikmat Allah. Selain itu bagi umat Kristen Perjanjian Baru, peristiwa Pentakosta bukanlah sekedar suatu peringatan akan turunnya firman Allah berupa Taurat, tetapi juga sebagai peristiwa turunnya Roh Kudus yang pada hakikatnya merupakan tanda kehadiran diri Allah, sang pemberi sabda. Di dalam Roh Kudusnya, Allah dan Kristus hadir untuk menyertai, memberi kekuatan dan kuasa hikmat kepada umat yang percaya; sehingga umat percaya dimampukan untuk hidup kudus dan bersaksi di tengah-tengah dunia ini. Di Yoh. 14:16, Tuhan Yesus berkata: “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Di Yoh. 14:26 Roh Kudus dikaruniakan agar Dia mengajar para murid. Jadi Roh Kudus dikaruniakan kepada umat percaya agar Dia menyertai, menolong dan membimbing seluruh hidup umat percaya.

 
< Prev   Next >
Google
 

Statistics

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday558
mod_vvisit_counterYesterday1541
mod_vvisit_counterThis week6639
mod_vvisit_counterThis month41413
mod_vvisit_counterAll2207449

Login Form

Weblinks

Yohanes B.M.   (2490 hits)
Firman Hidup 50   (2378 hits)
Firman Hidup 55   (2353 hits)
Cyber GKI   (2157 hits)
The Meaning of Worship   (1950 hits)
TextWeek   (1869 hits)
Contact YBM   (1818 hits)
More...

Weblinks

Advertisement

www.YohanesBM.com
:: Yohanes B.M Berteologi ::