Latest Article

Artikel

Yesus, Sang Imam Besar

Yesus, Sang Imam Besar Ibrani 4:14 – 5:10 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.Sebab itu ... Read More »

Focus on the Positives and be Grateful

Focus on the Positives and be Grateful (Fililpi 4:4-9) Realitas dan nilai kebahagiaan (happiness) ditentukan oleh pola pikir yang positif. Filsuf Plato menjelaskan pemikirannya dengan ilustrasi 2 ekor kuda terbang yang memiliki 2 orientasi yang berbeda. Kuda putih lambang pemikiran yang terus terarah kepada yang positif, ilahi dan kebenaran. Sedangkan kuda hitam lambang pemikiran yang berorientasi kepada hal-hal yang negatif, ... Read More »

Kemenangan atas Kekuatiran

Kemenangan atas Kekuatiran (1 Yohanes 4:16-21) Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, ... Read More »

Teknologi Abad 21 dan Iman Kristen

Teknologi Abad 21 dan Iman Kristen Pengantar Sepanjang sejarah, teknologi telah menjadi kekuatan pendorong perubahan. Dari jenis teknologi yang mengandalkan tenaga manusia dan alam (air dan angin) berkembang menjadi teknologi televisi. Lalu berkembang lagi menjadi teknologi internet, bahkan kini sampai Artificial Intelligence atau Machine Learning. Konstruksi masyarakat yang beradab tidak bisa lepas dari sejauh mana mampu menggunakan berbagai peralatan hasil ... Read More »

Manusia dalam Perspektif Iman Kristen

Pengantar Berita inti dari Alkitab adalah karya keselamatan Allah dalam sejarah dan kehidupan umat manusia. Untuk melaksanakan karya keselamatan-Nya, Allah menyatakan diri-Nya. Ia menyingkapkan diri-Nya sehingga dapat dikenali oleh manusia. Allah memakai bahasa, budaya, adat-istiadat dan pola pemikiran manusia pada zaman itu agar Ia dapat dikenali. Semua cara yang dipakai Allah adalah  karya keselamatan-Nya dapat terwujud dan direspons manusia. Karena ... Read More »

Belarasa dengan Mengucap Syukur (Matius 14:13-21)

Pengantar Narasi ini mengisahkan  Yesus menyatakan belarasa-Nya dan umat mengucap syukur dengan mempersembahkan lima roti dan dua ikan. Di dalam Kristus, Allah berbelarasa dan umat memberi respons berupa ucapan syukur. Belarasa adalah tindakan empatik kasih yang bersedia memberikan diri dengan segenap hatinya. Ucapan syukur adalah respons umat yang membalas kasih Allah dengan sukacita. Yesus berbelarasa di tengah-tengah situasi kedukaan yang ... Read More »

Mukjizat itu Nyata (Yohanes 2:1-11)

Pengantar Kondisi yang menakutkan banyak orang adalah saat ia mengalami kekurangan. Makna “kekurangan” menurut KBBI menunjuk pada situasi tidak tersedianya sesuatu di saat yang diperlukan. Keluarga mempelai di Kana yang kekurangan anggur saat pesta pernikahan akan panik dan bingung. Air anggur dalam tradisi umat Israel merupakan lambang sukacita, kehangatan dan penghormatan kepada para tamu yang hadir dalam pesta pernikahan. Karena ... Read More »

Kumpulan Renungan III

Hukum Kencana (Mat. 7:12-14) “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Mat. 7:12). Hukum kencana biasa disebut dengan “hukum emas” (golden rule). Senada dengan itu Khong Hu Cu merumuskan hukum kencana dengan kalimat negatif, yaitu: “Apa yang engkau tidak kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, ... Read More »

Sikap Etis terhadap Euthanasia

Euthanasia untuk Menyikapi Ketergantungan Pasien pada Mesin Medis (Dalam Perspektif Etika Situasi Joseph Fletcher) Pengantar Hazel Biggs, dalam bukunya yang berjudul Euthanasia: Dead with Dignity and the Law merumuskan pengertian euthanasia dengan: “understanding of the term imply the bringing about of a painless and gentle death, particularly in respect of those suffering from painful and incurable disease” (Biggs 2001, 12). ... Read More »

Refleksi Teologis: “Peringatan ke-500 tahun Reformasi Gereja”

Reformasi Spiritualitas Iman Kristen di Era Milenial Reformasi gereja diawali oleh Martin Luther pada tanggal 31 Oktober 1517 dengan menempelkan 95 dalil di depan pintu gereja Wittenberg. Makna protes yang dikemukakan oleh Martin Luther adalah upaya pembaruan dalam kehidupan internal gereja. Reformasi gereja pada mulanya bukan dimaksudkan untuk memisahkan dan mendirikan gereja atau denominasi gereja yang baru. Bila pada akhirnya ... Read More »