Latest Article

Khotbah

Dia Sungguh Bangkit (Yes. 65:17-25; Mzm. 118:1-2, 13-23; 1 Kor. 15:19-26; Luk. 24:1-12)

Renungan Paskah Sebagai orang percaya makna kebangkitan Kristus seharusnya dipahami sebagai karya Allah yang membangkitkan Kristus dari kuasa maut. Melalui kebangkitan Kristus, Allah telah menyatakan kemuliaan dan kuasa-Nya kepada umat manusia. Melalui peristiwa kebangkitan Kristus, Allah menyatakan karya kreatif-Nya dalam sejarah kehidupan umat manusia. Yesaya 65:17 mempersaksikan, “Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru, dan bumi yang baru; hal-hal yang ... Read More »

Akulah Air Hidup (Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-26, 39-42)

Minggu Prapaskah III Konteks Yohanes 4 dan Keluaran 17 memiliki persamaan. Di Yohanes 4 mengisahkan perempuan Samaria yang haus, sehingga ia meminta air dari Yesus supaya tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sumur itu untuk menimba air (Yoh. 4:15). Di Keluaran 17 umat Israel kehausan saat berkemah di Rafidim, sehingga mereka bersungut-sungut kepada Musa (Kel. 17:3). Rasa haus ... Read More »

Percaya dan Hidup Baru (Kejadian 12:1-4a; Mazmur 121; Roma 4:1-5, 13-17; Yohanes 3:1-17)

Minggu Prapaskah 2 Arti “percaya” (iman) berasal dari kata aman (dari bahasa Ibrani), dan kata aman tersebut berasal dari kata emunah yang artinya: teguh dalam bersikap. Jadi sikap iman kepada Allah adalah sikap berpegang teguh kepada-Nya yang dinyatakan dalam tindakan. Sikap iman tersebut yang terlihat dalam tindakan Abram yang berpegang teguh kepada firman Allah sehingga ia berani meninggalkan zona amannya. ... Read More »

Siapa Mencintai Nyawanya akan Kehilangan Nyawanya (Yer. 31:31-34; Mzm. 51:3-14; Ibr. 5:5-10; Yoh. 12:20-33)

Minggu Prapaskah V Ucapan Tuhan Yesus ini sering kita dengar, yaitu: “Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal” (Yoh. 12:25). Terlalu sering kita dengar kata-kata tersebut sampai kita tidak lagi memahami maknanya. Ucapan Yesus ini mengandung makna yang begitu dalam, dan disampaikan dalam bentuk yang ... Read More »

Pemberian Cinta (Yesaya 43:16-21; Mazmur 126; Filipi 3:4-14; Yohanes 12:1-8)

Renungan Minggu Prapaskah V Berita di Yahoo News tanggal 6 Maret 2013 mengisahkan seorang ayah membeku hingga meninggal karena melindungi putrinya yang berusia sembilan tahun dari badai salju yang melanda Jepang utara. Ayah tersebut bernama Mikio Okada mati membeku karena pakaiannya ia kenakan kepada putrinya bernama Natsune, dan tubuhnya dijadikan pelindung agar Natsune tetap hangat dan mampu bertahan hidup. Pengorbanan ... Read More »

Berani Berkata, “Tidak.” Kejadian 2:15-17, 3:1-7; Mazmur 32; Roma 5:12-19; Matius 4:1-11

Minggu Prapaskah I Kisah pencobaan Yesus di atas gunung terjadi setelah Ia dilantik Allah sebagai Mesias, Anak Allah melalui baptisan Yohanes di Sungai Yordan. Yesus harus mampu membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah melalui pencobaan yang dilakukan oleh Iblis di padang gurun. Iblis mencobai Yesus dengan tiga hal, yaitu: 1). Penggunaan kuasa mukjizat untuk mengenyangkan perut yang lapar, 2). Kuasa ... Read More »

Kala Kekuasaan Tak Memberi Ruang Bagi Kehadiran Yang lain Yesaya 63:7-9; Mazmur 148; Ibrani 2:10-18; Matius 2:13-23

Minggu I Sesudah Natal Setiap manusia dan mahluk hidup membutuhkan ruang. Makna “ruang” bukan sekedar suatu habitat, namun juga tempat bereksistensi dan aktualisasi. Karya keselamatan Allah juga membutuhkan “ruang.” Inkarnasi Firman Allah menjadi daging bukan berada di luar “ruang kehidupan” manusia, namun Ia terintegrasi dalam suatu ruang, yaitu tubuh manusia dan konteks hidup umat Israel waktu itu. Matius 2:13 mempersaksikan ... Read More »

Saatnya Bersaksi (2Timotius 4:1-18)

Sekitar 11 tahun yang silam (tahun 2004) saat saya menginjakkan kaki dan mulai melayani di GKI Perniagaan, saya melihat tulisan di area mimbar gereja yang menantang: “Satu bawa satu.” Motto tersebut hendak mengingatkan setiap jemaat agar mereka terus bersaksi dengan membawa anggota keluarga, teman, atau orang yang mereka kenal untuk dibawa ke gereja sehingga mengenal Kristus selaku Tuhan dan Juru-selamatnya. ... Read More »

Komunitas yang Melayani (Efesus 4:1-16)

Salah satu keluhan yang disampaikan beberapa ibu rumah-tangga kepada penulis adalah mereka sering harus mengerjakan pekerjaan rumah-tangga seorang diri. Sebab suami, dan anak-anak tidak mau membantu pekerjaan mereka misalnya untuk membersihkan rumah (menyapu dan mengepel), mencuci piring dan mencuci pakaian dengan alasan lelah. Padahal mereka tidak memiliki pembantu. Walau berulangkali si ibu rumah-tangga tersebut menyampaikan himbauan dan teguran, tetap saja ... Read More »

Bersyukur dan Berterima-kasih (2Raj. 5:1-3, 7-15c; Mzm. 111; 2Tim. 2:8-15; Luk. 17:11-19)

Pengantar Hakikat ungkapan terima kasih bersifat universal. Setiap budaya, adat, filsafat, agama dan teologi selalu mengajar kepada setiap orang untuk berterima-kasih saat mereka memperoleh sesuatu. Dengan demikian seharusnya ucapan terima-kasih telah mendarah-daging dalam kehidupan umat manusia. Itu sebabnya ucapan terima kasih seharusnya selalu muncul secara spontan dan tulus saat seseorang memperoleh sesuatu atau pertolongan. Namun dalam praktek hidup ternyata tidaklah ... Read More »